Pelatihan Kader FSC®

img20190425124959.jpgPemahaman dan pengetahuan tentang Pengelolaan Hutan Rakyat Lestari skema FSC® (Forest Stewardship Council) masihlah sangat minim terutama di tingkat anggota petani.  Terlebih lagi untuk stakeholder lainnya perlu dan penting untuk dapat memberikan pemahaman lebih terkait apa dan bagaimana pengelolaan hutan rakyat lestari skema FSC.

Tenaga yang bisa memahami dan mampu memberikan arahan serta penjelasan yang sederhana kepada masyarakat, utamanya petani hutan sangatlah diperlukan Kostajasa.  Mengingat pentingnya pemahaman agar semakin banyak petani di tiap desa untuk bergabung dengan Kostajasa, atau setidaknya menjalankan pengelolaan lahan dan kebunnya sebagaimana pengelolaan hutan rakyat lestari.

Kader FSC yang Tangguh

Menimbang dari berbagai aspek, maka Manajemen dan Pengurus Kostajasa bersepakat untuk membuat pelatihan Kader FSC (Forest Stewardship Council) untuk pengelolaan hutan rakyat lestari.  Tenaga muda yang dipilih dari beberapa anggota ataupun keluarga anggota Kelompok Tani Hutan dampingan Kostajasa, juga diambil calon kader dari para pegiat yang peduli terhadap hutan rakyat khususnya, dan lingkungan hidup pada umumnya.

Ada tahapan pelatihan yang digagas oleh Manajemen Kostajasa agar memperoleh Kader FSC yang tangguh, dan mampu menyebarkan virus hutan rakyat lestari dimanapun dia berada.

Pelatihan Tahap Pertama

Tahap pertama dengan melakukan pelatihan secara teoritis pada calon kader yang dipilih oleh Manajemen dan Pengurus Kostajasa.  Pada tahap ini pelatihan dilakukan di kantor Kostajasa dengan pelatih tunggal dari Manajemen Kostajasa.  Materi pelatihan terdiri dari 12 materi utama dari pemahaman terkait FSC, Prinsip, Kriteria dan Indikator FSC, hingga Tip menghadapi Audit FSC.

img20190423092929Dengan pemateri tunggal dari manajemen Kostajasa, tentulah bisa kurang tajam ataupun kurang variatif dalam pembelajarannya.  Sebagai pelatihan dasar, hal ini dirasa cukup untuk memberikan bekal kepada peserta pelatihan sebanyak 16 orang.  “Perlu adanya pelatihan lanjutan yang diharapkan dapat menggaet pelatih dari luar Kostajasa, semoga pihak FSC Indonesia dapat turut serta memberikan pelatihan berikutnya” kata Untung Karnanto sebagai pemateri tunggal pelatihan Tahap Pertama ini.

Pelatihan tahap pertama ini dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 25 April 2019 di kantor Kostajasa.  Pelatihan menggunakan cara santai tapi serius sebagaimana biasa dilakukan oleh manajemen Kostajasa yakni cukup dengan lesehan di atas tikar.  Hal ini mengingat kemampuan keuangan Kostajasa yang belumlah kuat untuk menjalankan pelatihan di tempat khusus yang lebih representatif.

Pelatihan Lanjutan

Pada sesi Pelatihan Lanjutan nantinya peserta akan diberikan materi yang lebih mendalam dengan pemateri yang akan melibatkan parapihak  lainnya, baik dari FSC Indonesia, CDK Wilayah VIII, BKSDA Resort Cilacap hingga pemateri terkait bisnis dan keuangan.  Semoga tahap ini dapat segera terwujud dengan bantuan dan dukungan baik materi maupun non materi dari pihak manapun yang akan coba digandeng manajemen Kostajasa

Pelatihan Tangguh

Pelatihan Kader FSC untuk menjadi Kader Tangguh FSC akan lebih banyak dilakukan secara simultan di lapangan.  Langsung berhadapan dengan petani dan masyarakat umum, peserta akan dilatih untuk dapat mengasah kepiawaian dalam menyampaikan apa dan bagaimana Hutan Rakyat Lestari skema FSC.  Dalam tahap ini, sekaligus untuk menambah areal kerja Kostajasa di wilayah Kebumen maupun di luar kabupaten Kebumen.

Pelatihan Kader FSC tahap pertama dapat dilihat pada chanel Youtube berikut ini:

 

Semoga Kader FSC yang disiapkan oleh manajemen Kostajasa benar-benar menjadi kader yang tangguh untuk dapat menyebarkan pengelolaan hutan rakyat lestari skema FSC.

Harapannya, semakin banyak petani dan areal yang masuk dalam pengelolaan hutan rakyat lestari, maka semakin luaslah kawasan hutan rakyat yang tidak hanya memberikan lingkungan yang teduh, indah dan nyaman tetapi juga mampu menopang perekonomian masyarakat. (UK)

Leave a Reply

Discover more from Kostajasa Community Forest

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading